Perpustakaan MTs.As-Shohibiyah

Jl. Masjid Baitul Anam Tajuk

Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia

Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak Menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu.
::
MTs. As-Shohibiyah
Perpustakaan MTs. As-Shohibiyah
Shutdown

Navbar3

Cari Blog Ini

Minggu, 06 April 2014


MANFAAT PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Peranan perpustakaan di dalam pendidikan amatlah penting, yaitu untuk membantu terselenggaranya pendidikan dengan baik. Dengan demikian sasaran dan tujuan operasional dari perpustakaan sekolah adalah untuk memperkaya, mendukung, memberikan kekuatan dan mengupayakan penerapan program pendidikan yang memenuhi setiap kebutuhan siswa, disamping itu mendorong dan memungkinkan tiap siswa mengoptimalkan potensi mereka sebagai pelajar.
Penyelenggaraan perpustakaan sekolah bukan hanya untuk menyimpan bahan-bahan pustaka, tetapi dengan adanya penyelenggaraan perpustakaan sekolah diharapkan dapat membantu murid-murid dan guru menyelesaikan tugas-tugas dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus dapat menujang proses belajar mengajar, maka dalam pengadaan bahan pustaka hendaknya mempertimbangkan kurikulum sekolah, serta selera para pembaca yang dalam hal ini adalah murid-murid.
  1. Perpustakaan sekolah sebagai perangkat perlengkapan pendidikan mempunyai tugas:
    Menyerap dan menghimpun informasi guna kegiatan belajar mengajar.
  2. Mewujudkan suatu wadah pengetahuan dengan administrasi dan organisasi yang sesuai sehingga memudahkan penggunanya
  3. Menyediakan sumber-sumber rujukan yang tepat guna untuk kegiatan konsultasi bagi pengajar dan pelajar
  4. Menyediakan bahan-bahan yang bermanfaat bagi kegiatan rekresi yang berkaitan dengan bidang budaya dan dapat meningkatkan selera, mengembangkan daya kreatif
  5. Melaksanakan layanan perpustakaan yang sederhana, mudah dan menarik sehingga pengajar dan pelajar tertarik dan dapat menjadi terbiasa dalam menggunakan perpustakaan
  6. Pusat layanan bahan pustaka bagi siswa dan guru.
  7. Memberikan bimbingan membaca
Perpustakaan sekolah tampak bermanfaat apabila benar-benar memperlancar pencapaian tujuan proses belajar mengajar di sekolah. Indikasi manfaat tersebut tidak hanya berupa tinginya prestasi murid-murid, tetapi lebih jauh lagi, antar lain adalah murid-murid mampu mencari, menemukan, menyaring dan menilai informasi, murid-murid terbiasa belajar mandiri, murid-murid terlatih kearah tanggung jawab, murid-murid selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sebagainya.
Secara terperinci, manfaat perpustakaan sekolah, baik yang diselenggarakan di sekolah dasar, maupun di sekolah menengah adalah sebagai berikut:
  1. Perpustakaan sekolah dapat menimbulkan kecintaan murid-murid tehadap membaca.
  2. Perpustakaan sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar murid-murid.
  3. Perpustakaan sekolah dapat menambah kebiasaan belajar mandiri yang akhirnya murid-murid mampu belajar mandiri
  4. Perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca
  5. Perpustakaan sekolah dapat membantu perkembangan kecakapan berbahasa
  6. Perpustakaan sekolah harus dapat melatih murid-murid kearah tanggung jawab
  7. Perpustakaan sekolah harus dapat memperlancar murid-murid dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah
  8. Perpustakaan sekolah dapat membantu guru-guru menemukan sumber-sumber pengajaran
  9. Perpustakaan sekolah dapat membantu murid-murid, guru-guru, dan anggota staf sekolah dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Read More --►
Add caption

Perpustakaan Sekolah : Pengertian, Masalah, dan Solusinya

 Dunia Perpustakaan || Apa yang anda ingat dan fahami ketika mendengar istilah Perpustakaan Sekolah ?. Sudah pasti jawaban anda tidak akan jauh dengan pemahaman bahwa perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang berada di sekolah.
Pengertian Perpustakaan Sekolah
Pemahaman terkait pengertian Perpustakaan Sekolah pada hakikatnya memang merupakan Perpustakaan yang berlokasi dan berada di dalam Sekolah. Sekolah yang dimaksud tentunya merupakan sekolah yang berstatus sekolah resmi.
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang Perpustakaan Sekolah, Dalam Undang-Undang No 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan Pasal 23 di jelaskan dengan lengkap tentang Perpustakaan Sekolah sebagai berikut:
  1. Setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan.
  2. Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan pendidik.
  3. Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengembangkan koleksi lain yang mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan.
  4. Perpustakaan sekolah/madrasah melayani peserta didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan.
  5. Perpustakaan sekolah/madrasah mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Sekolah/madrasah mengalokasikan dana paling sedikit 5% dari anggaran belanja operasional sekolah/madrasah atau belanja barang di luar belanja pegawai dan belanja modal untuk pengembangan perpustakaan.
Dari penjelasan diatas tentunya anda sudah bisa memahami dengan lengkap terkait dengan Perpustakaan Sekolah dan tugas-tugas serta kewajibanya.
Perpustakaan Sekolah di Indonesia bisa ditemukan di antaranya sebagai berikut:
  1. Perpustakaan Sekolah Pra/TK (Taman Kanak-kanak)
  2. Perpustakaan Sekolah SD (Sekolah Dasar)
  3. Perpustakaan Sekolah SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama)
  4. Perpustakaan Sekolah di tingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas).
Dari keempat Perpustakaan Sekolah diatas semuanya merupakan bagian terpenting dari bagian pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan Perpustakaan merupakan salah satu penopang utama setelah Guru dalam mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta wawasan untuk siswa.
Begitu pentingnya Perpustakaan Sekolah tidak berlebihan ketika ada sebagian orang yang berpendapat jika Maju dan tidaknya sebuah sekolah bisa dilihat dari baik tidaknya Perpustakaan di Sekolah tersebut. Hal ini bisa di mengerti karena Kecerdasan dan ketrampilan serta kreatifitas siswa bisa dikembangkan dan di topang melalui fasilitas perpustakaan tentunya selain peran guru didalamnya.
Kita semua tahu bahwa semua aktifitas dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah tidak bisa terlepas dari prinsip aktivitas perpustakaan yaitu Membaca, Menulis, diskusi, dan praktek.
Untuk bisa memaksimalkan aktifitas Membaca, Menulis, Diskusi, dan Praktek, tentunya Jika adaPerpustakaan Sekolah semua aktifitas tersebut bisa lebih maksimal. Hal tersebut dikarenakan tidak mungkin seorang siswa bisa memiliki kecerdasan dan kreatifitas jika hanya mengandalkan ilmu dari gurunya saja. Selain mendapatkan ilmu dari para Guru, Siswa harus rajin membaca buku berdiskusi, dan praktek yang semuanya akan lebih maksimal jika di sekolah memiliki perpustakaan.
Kalaupun ada pihak guru atau kepala sekolah yang merasa bahwa tanpa perpustakaan sekolahsekalipun para siswa dianggap sudah cerdas dan pandai, maka logikanya ketika di tambah fasilitas perpustakaan sekolah, guru dan siswa pastinya akan lebih cerdas dan lebih pandai lagi dari sebelumnya.
Masalah-masalah yang Ada di Perpustakaan Sekolah
Ironis memang karena di Indonesia Perpustakaan Sekolah keberadaanya masih sangat menyedihkan karena jumlah sekolah yang belum memiliki perpustakaan masih banyak sekali jumlahnya.
Kekurangan Pustakawan
Untuk sekolah yang sudah memiliki perpustakaan, ternyata juga masih memiliki masalah yang lain seperti kekurangan atau tidak adanya pustakawan ahli, Sudah menjadi rahasisa umum jika rata-rata perpustakaan sekolah saat ini biasanya hanya dikelola guru atau pegawai TU yang disuruh merangkap untuk mengelola perpustakaan. Dengan bekal pelatihan, seminar, workshop mereka dipercaya untuk mengelola perpustakaan sekolah.
Namun hal tersebut tentunya akan berakibat tidak bisa maksimalnya guru atau pegawai TU tersebut dalam mengelola perpustakaan sekolah. Hal tersebut karena pengetahuan dan kemampuanya yang terbatas juga dikarenakan waktu mereka yang terbagi menjadi dua sehingga mengakibatkan tidak bisa fokus mengelola perpustakaan sekolah.
Keterbatasan dan Kekurangan Buku
Kekurangan fasilitas buku yang jumlahnya masih sangat sedikit mengakibatkan para siswa malas datang ke perpustakaan. Kalaupun ada Buku biasanya hanya di dominasi buku-buku paket mata pelajaran. Padahal para siswa di sekolah membutuhkan buku-buku umum seperti novel, buku tentang komputer, buku-buku populer, buku tentang kesehatan, buku tentang sains, buku tentang cara membuat ketrampilan dan kerajinan, bahkan jika memungkinkan buku-buku motivasi, buku memasak dan yang lainya selama itu positif dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan para siswa.
Keterbatasan Dana
Pendidikan di Indonesia memang paling aneh kalau membicarakan dana. Dahulu saat APBN Pendidikan belum mencapai 20%, para guru, kepala sekolah dan pengamat banyak yang mengeluh dan menganggap jika pendidikan di Indonesia bisa maju jika APBN Pendidikan harus diatas 20%.
Sekarang ketika anggaran pendidikan sekolah sudah mencapai lebih dari 20% ternyata masalah dibidang pendidikan belum selesai bukan?. Seharusnya jika memang dunia pendidikan sadar tentang pentingnya perpustakaan untuk menopang mutu dan kwalitas SDM para siswa, harusnya pihak sekolah harus mengeluarkan kebijakan yang harus mendukung keberadaan perpustakaan sekolah. Salah satunya dengan memberikan dana yang lebih banyak untuk memajukan perpustakaan sekolah.
Amanat Undang-Undang No 43 Tahun 2007 yang mengatur tentang perpustakaan sekolah yang mewajibkan sekolah untuk menganggarkan minimal 5% untuk perpustakaan sekolah dari dana anggaran sekolah ternyata juga diabaikan. Alasanya karena PP yang menguatkan UU tersebut belum dibuat sehingga UU tersebut dianggap tidak memiliki kekuatan hukum. Tapi kalaupun nantinya PP itu dibuat juga belum tentu pihak sekolah akan mentaatinya karena semua bergantung dari orangnya, apakah peduli atau tidak untuk mengelola perpustakaan sekolah.
Korupsi Dana Perpustakaan Sekolah
Masalah korupsi dana perpustakaan inilah yang sebenarnya paling mengerikan karena diberikan dana sebesar apapun kalau mentalnya korup, maka dana tersebut hanya akan dikorupsi. Di Indonesia sudah terbukti banyak sekali pihak yang melakukan korupsi Dana Perpustakaan. Modusnyapun sangat beragam, dimulai dari korupsidari  dana denda anggota perpustakaan, Dana pengadaan buku, dana pengadaan komputer dan peralatan TI, pemotongan gaji pustakawan, pembangunan gedung perpustakaan, pembelian perlengkapan dan peralatan semuanya bisa berpeluang untuk dikorupsi.
Solusi
Solusi atas berbagai masalah-masalah tersebut diatas sebenarnya sudah ada di pikiran kita semua. Dimulai dari masalah kurangnya tenaga pustakawan, maka solusinya dengan cara merekrut tenaga pustakawan yang ahli dibidangnya. Untuk hal ini pihak sekolah bisa mencari pustakawan yang lulusan darijurusan ilmu perpustakaan yang saat ini sudah teramat sangat banyak di berbagai daerah.
Solusi atas masalah keterbatasan buku, pihak sekolah harus menambah koleksi buku-buku umum dengan cara membeli atau mencari donasi atau bisa juga dengan bekerjasama dengan pihak swasta yang saat ini semakin banyak yang peduli membantu untuk kemajuan perpustakaan sekolah.
Untuk terkait minimnya anggaran, pihak sekolah harus berani dengan tegas menaikan anggaran untuk perpustakaan karena Perpustakaan adalah aset berharga untuk melahirkan siswa-siswa berkwalitas. Tidak ada kisah sekolah yang siswanya bisa maju dan sukses tanpa ditopang dengan adanya perpustakaan yang baik. Perpustakaan yang baik salah satu caranya adalah dengan memberikan anggaran yang cukup bahkan lebih sehingga bisa dikelola dengan maksimal. Solusi lain terkait anggaran ini adalahDikenakanya Sanksi dan Hukuman untuk pihak Sekolah yang tidak memberikan anggaran 5% untuk perpustakaan sekolah dari total anggaran untuk pendidikan di sekolah tersebut.
Masalah korupsi di Perpustakaan adalah masalah besar yang harus kita lawan. Untuk bisa mengurangi jumlah korupsi anggara dana perpustakaan, perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat. Jika anda mengetahui ada pihak yang melakukan korupsi, laporkan ke pihak terkait tentunya dengan didukung Bukti yang kuat serta saksi sehingga pelaku korupsi dana perpustakaan bisa segera dijebloskan ke penjara.
Bangsa yang besar dan kuat serta maju PASTI dan selalu didukung oleh SDM yang berkwalitas, cerdas, dan selalu berkreatifitas dengan inovasinya. Untuk mencapai SDM masyarakat yang berkwalitas diawali dari masyarakatnya yang terdidik, dan untuk bisa menjadi masyarakat yang terdidik, masyarakat harus di topang dengan fasilitas bacaan dan buku-buku berkwalitas yang tersedia di perpustakaan, salah satunya adalah perpustakaan sekolah.
Penulis || Ari Es
Read More --►

Sabtu, 05 April 2014

Perpustakaan Modern Mirip Pesawat Luar Angkasa


Geisel Library, University of California, San Diego, Amerika Serikat

 

Perpustakaan ini terkenal sebagai salah satu yang modern di dunia. Ketika melihat bangunan ini pertama kali, nampak mirip sebuah pesawat luar angkasa. Bangunan ini dibuat melalui tangan kreatif seorang arsitek bernama William Pereira. Bangunan ini dirancang pada 1970 dan sempat dijadikan latar film sci-fi, cerita pendek, serta novel.

 

Perpustakaan ini berisi bahan bahan serta layanan yang terkait dengan seni, studi wilayah, teknik, humaniora, ilmu kelautan, fisika, serta ilmu sosial. Perpustakaan ini juga berisi tentang karya dari Dr Seuss yang berupa sketsa, notebook, draft naskah, buku, audip dan video bahkan memorabilia. Ada pula kegiatan ketika ia masih muda hingga kematiannya pada 1991.

 

Perpustakaan ini dibangun memang untuk menghormati Dr Seuss. Ia merupakan seorang pengarang dan kartunis Amerika yang paling dikenal dengan karya buku anak-anaknya. Perpustakaan pertama kali dibuka pada 1970, dan dinamakan sebagai perpustakaan Geisel pada 1995.
(ftr)
Read More --►